Halaman

Jumat, 23 Agustus 2013

Ratih Julistina Resume oskm itb




Ratih Julistina resume seminar

Nah tgl 23 agustus tadi ada seminar yg diadain sama OSKM ITB.. Acaranya mempunyai 4 narasumber yg kren abiss dan memotivasi..

1. Bapak Mentri Perdagangan, Bapak Gita Wiryawan

Ternyata Indonesia menjdi negara ke15 terkuat di dunia dlm perkembangan pembangunan ekonomi. Tapi sekarang apa kita sudah mersaannya??
Nah selain jadi mentri pak gita ini juga ketua ppbi. Dan ternyata belau di minta untuk memyampaikan sepatah kata untuk para pemain bulutangkis, ini kata beliau "If you want it,you will get it! And it depends on how badly you want it". Jadinya menang deh Indonesia,juara umum lagi..
Seorang pemimpin harus tau bungkus bangsanya, tau isinya. Indonesia merupakan negara muslim,dan taukah kalian negara muslim di dunia hanya menghabiskan 9%dari kue ekonomi dunia sebesar 70 triliun dollar. Sisanya sma siapa? Siapa lg kalau bkan negara eropa,dll. Apa penyebabnya? Ya,,salah satunya ini...kemahiran teknologi dan kesinambungan demokrasi. Tapi sayangnya indonesia belum memilki kemahiran teknologi layaknya  spt korea..
Sebetulnya Indonesia harus bangga dg budayanya, jangan sampai beberapa tahun kedepan kita ttp pakai samsung. Harusnya indonesia belajar dr korea yg dulunya itu kalau bule datang, bule itu brpkir bhwa "the korean are lazy and stupid", tp skrg mreka berubah mjdi sgt berpengaruh, siapa yg g pernah nonton drama korea, boyband juga girlbandnya korea?pasti semua jawab pernah kan..
Maka ini adalah tantangan bagi kita ,kta perlu mningkatkan 60% produktivitas kerja. Kalau indonesia itu tidak bisa merangkak di rantai ekonomi,mksudnya masyarakat indonesia hanya bisa jual apa yg ada misal klu ada kelapa sawit jualnya kelapa sawit bukan minyaknya.
Saah satu caranya, semakin merealisasi investor ke luar jawa agar semakin sejahtera dan merata. Jadi pembangunan ekonomi hilir dan hulu itu penting..
Apalagi masa ekonomi asean sebuah, yaitu kesepakatan 10 negara melakukan kelonggaran liberisasi dan investasiakan segera teradi. Ekonomi asean itu maksudnya satu pasar untuk 10 negara. Dan sekarang untuk mempersiapkan hal itu negara thailand saja sudah memulai belajar bahasa indonesia, tapi bagaimana dg indonesia yg blum melakukan persiapan. Intinya
kita haus seperi ini kata beliau "we have to be nationalistic but sometimes we have to be internationalistist". Dan bagi beliau kepentingan rakyat adalah lebih penting....


2. Indra hidayat, Ilham ketua umum dari Wanadri

   seven summit expedition..
Cinta tanah air..
saat indonesia setelah kemerdekaan luas indonesia tidak seluas sekarang karena deklrasi djuanda luas indonesia menjadi 3 kali dr sblumnya. negara indonesia itu bkn archipalago tp negara kelautan. maka cintailah alamnya..


3. Ibu Tri Mumpuni pemberdaya listrik daerah terpencil.

Integritas dan kompetisi alumni itb.

Manusia memiliki dua hal yg harus diseimbangkan yaitu pengetahuan berupa logika dan persaan berupa empati..
kenapa negara indo. itu spt ini..krena keadaan setombangam dinamis anyara investaso d kosumssi..

4. Askar

Riset indie..
projek polaroid
projek alinea
animatronic itu robot yg menggunakan topeng. Jadi mereka membuat robot alinea yg bentuknya seperti alien tp wanita.

angkot day
akan ada satu hari angkot yang gratis dan nyaman naik yaitu angkot kelapa dago..rencananya tanggal 20 september..


KESAN OSKM DI HARI JUMAT

Jumat (23/08/2013) hari yang sangat berkesan. Gimana enggak? Hari itu aku dikerjain. Ceritanya aku masih OSKM nih. Semacam ospek gtu lah. Kalo ospek suruh bawa ini suruh bawa itu kan udah biasa. Hari itu pas cek spek barang-barang aku panik banget. Pasalnya ada barang yang ga aku bawa. Pertama yang disebutin sih kue nastar (aneh tapi masih mungkin), garam beryodium (masih wajar),  helm (udah agak ngaco), dan terakhir spion (kalau yang ini ngaco pake banget). Pasti ada yang ga beres! dan ternyata benar aja itu spek-spek itu cuma bohongan. Dan kita malah joget bareng di lapangan (gokil abis!!).

Habis di lapangan kita dibawa ke sabuga untuk nonton defile OHU. Uuuuuu.... semua unitnya keren bingung mau pilih yang mana. Lalu dilanjutkan dengan seminar yang menghadirkan Maria Selena dan bapak Menteri Perdagangan RI, Bapak Gita Wirjawan. Benar ajib banget. kapan lagi bissa ketemu orang-orang seperti mereka. Terima kasih Panitia OSKM 2013 :)

Kesan untuk OSKM Jumat 23 Agustus 2013

Hari ini saya datang terlambat, jadi peristiwa 'menegangkan' itu hanya saya rasakan sedikit. Tapi saya terlambat karena saya harus mengantar ibu saya ke kantor dulu kok bukan gara-gara saya bangun telat :-P . Kami dimarahi kakak berbaju merah dan berjanji tidak akan terlambat lagi, setelah itu saya datang tepat pada saat pengecekan barang bawaan. Saat saya memasuki lapangan dan duduk di barisan belakang, saya mendengar bahwa kakak yang memegang mikrofon itu menyuruh kami untuk mengangkat barang bawaan berupa kue nastar, spion, foto keluarga, dan...... Helm SNI? Kue nastar sih masih wajar, nah spion dan helm SNI? Masak saya harus kembali ke parkiran dan mempreteli spion dan membawa helm dulu? XD Saya yang sejak SMA sudah merasakan kejamnya pelantikan ekskul langsung tersenyum dan berbisik dalam hati,"Kayaknya kalian ditipu deh" sambil memasang bengeut watados alias santai. Kakak bermikrofon itu mengatakan kita membutuhkan barang-barang itu dalam OSKM. Tapi akhirnya orang-orang yang membawa barang-barang itu menampakkan dirinya sebagai penyusup.

Setelah peristiwa berdarah itu kami senam. Kocak banget... ingin ikutan ngedance yang Gwiyomi sama Heavy Rotation tapi malu XD Setelah senam, kami membuat formasi #untukIndonesia yang membutuhkan waktu cukup lama karena orangnya terlalu banyak. Asik banget walau panas-panasan. Semua pada pake keresek di kepala. Ada yang bentuk topi sutradara, ada yang bentuk topi koki, ada yang bentuk penutup kepala buat mandi... kocak deh.

Begini deh hasilnya. Keren kan?


Kukira bakal ada helikopter di atasnya biar keliatan lebih jelas gitu haha.

Udah gitu, kita dimobilisasi ke sabuga untuk mengikuti seminar OSKM. Seminarnya bagus banget, apalagi sampe ngedatengin menteri tuh... Dan Alhamdulillahnya saya lumayan semangat mencatat dan gak ngantuk sama sekali, dan itu juga berkat teman-teman baru di sebelah saya yang main games pembodohan melulu (re: games segitiga, games teknologi, games warna, dan tepuk nyamuk).

Yak, kayaknya cukup sekian dulu... :D

Fathiyah Zahra (19813077)

lust unit berdasarkan catatan saya

mungkin kurang jelas dan kurang di mengerti karena ini adalah catatan pribadi saya, buat share aja biar lebih siap menghadapi OHU

  • ·         Rumpun agama
Pmk, kristen
Kmk, katolik
Kmh, hindu
Kmb,  budha
Gamais itb,  islam


  • ·         Rumpun keilmuan
Kasep itb,  tentang dunia ekonomi itb,  bahas
Unit majalah ganesha, 
Isrt, bareng bareng ajah
Hati itb, intelektual islam itb.


  • ·         Rumpun pendidikan
Kokesma itb,  jualan jualan di itb, koperasi 
Uro,  robotics 
Jubir, pelestarian lingkungan hidup 
Tec,  passion di bidang entrepreneurship 
Is age,  student exchange 
Menwa,  resimen mahasiswa 
Pramuka,  praja muda karana 
Lfm,  liga film mahasiswa 
Ksm pmi, palang merah Indonesia 
Kmph,  pencinta alam
Ganesha un,  buat model pbb
Genshiken, potensi di bidang karya riil 
Arc, radio club,  komputer klub


  • ·         Rumpun Seni dan budaya
Kebudayaan aceh
Ukss, kesenian sulawesi selatan
Uksu, Sumatera Utara 
Ukmr, kebudayaan melayu riau
Ukm, kebudayaan minangkabau 
Ukb, kebudayaan betawi
Ukk, unit kebudayaan kalimantan 
Ukir, unit kebudayaan irian 
Ukt, unit kebudayaan tionghoa 
Ukj,  unit kebudayaan jepang
Ubala , unit budaya Lampung 
Kmj, jambi
Saba, Bangka Belitung 
Ukd, debus Banten 
Mgg, maha gotra ganesha. Bali
MUSI,  sriwijaya,  sumsel 
Lss, sunda 
Ludruk, Jawa Timur 
Lpspk, budaya jawa
Ls itb,  sastra 
Stema,  teater
Mpwg, marching band
Paduan suara
Kpa, angklung 
Iso itb,  orkestra 
Itb jazz,  fokus pada jazz
Apres, apresiasi musik. Kemampuan musik bukan keharusan 
Infinity,  dance dan art


  • ·         Rumpun Media
Ganesha tv
Persma itb, jurnalistik 
Rk,  radio kampus itb
Boulevard itb, majalah kampus
8 eh,  radio itb


  • ·      Olahraga dan kesehatan



UT, unit tenis
Urpa, unit air dan polo air
Unit kapoera 
Unit bola voli
Ubt, bulu tangkis 
Ubb, unit basket 
Tarung drajad itb
Taekwondo itb
Unit softball itb
Unit hockey itb
Football 
Ps itb,  soccer
Percama, catur
PD itb,  perisai diri itb
Psht, setia hati
Pasopati, panah
Uss itb, kegiatan selam menyelam 
Kendo itb
Kenpo itb
Karate itb
Ganesha bicycle itb
Bridge itb 
Tenis meja
Atlas itb atletik
Aikido itb

hari yang menarik

Jumat 23 Agustus 2013, sangat menarik. Pertama hari dibuka dengan kerjaan kue nastar, spion, helm dll. Awalnya saya pikiir, waah ini maah kerjaan senior dimana-mana, mesti dilawan. Eeh taunya ujung ujungnya joget-joget bareng, yaa walaupun saya hanya menikmati dari belakang karena saya tidak kuat degan dentuman bassnya. Good job buat kakak-kakak OSKM. 

Kemudian pengenalan unit, saya terkesan dengan video-video yang dibuat unit-unit tersebut. Videonya sangat menarik, benar-benar menarik. Pengalaman saya tugas membuat video di SMA dan lomba membuat video di SMA, tidak ada yang secanggih dan se-kreatif video dari kakak-kakak unit. Waw!!!.

Saat yang ditunggu-tunggu, adalah ceramah dari pak Menteri Perdagangan. Ceramah ini berkisar tentang kondisi makro ekonomi indonesia juga memaparkan optimisme-optimisme yang dibangun pemerintah untuk ekonomi Indonesia (penting untuk meanrik investor). Disini, ternyata hostnya adalah alumni SBM ITB yang juga miss Indonesia, tentu sebagai miss Indonesia, waw untuk dilihat. Tetapi, karena saya seorang silinder plus miopi, jadi saya tidak dapat melihatnya, sungguh kesempatan yang disia-siakan. Hahaha.

Kemudian ada lagi ceramah dari, wandri, pak saska, dan bu Tri Mumpuni. Keseluruhan ceramah hari ini sangat berbobot, juga sangat berguna buat mahasiswa untuk mengetahui kondisi negaranya dan menumbuhkan optimisme yang baik bagi mahasiswa. Sekian.


M. Izzuddin Prawiranegara

SEMINAR OSKM 2013

oleh : Cahyo Nugroho (16313200)
 
Pada Jumat (23/08/2013) diadakan seminar yang meupakan rangkaian dari acara OSKM ITB 2013. Seminar ini bertajuk "Mereka yang Membaca Indonesia". Seminar ini spesial banget karena sebagai moderator adalah Maria Selena (Putri Indonesia 2011 - ih Wow *__* ) dan menghadirkan langsung Menteri Perdagangan Indonesia , bapak Gita Wirjawan (ini lebih WOW). Seminar ini dibagi menjadi empat sesi yang diisi oleh empat pembicara yaitu.
  1. Bapak Gita Wirjawan
  2. perwakilan Wanadri oleh Indra Hidayat
  3. ibu Tri Mumpuni
  4. CEO and Founder dari Riset Indie yaitu Kak Saska
Sesi 1 oleh Bapak Gita Wirjawan
Sebagai seorang menteri perdagangan seminar Bapak Gita Wirjawan sarat aspek ekonomi. Beliau mengatakan bahwa Indonesia belum sepenuhnya merdeka, terutama dari aspek ekonomi dan untuk mengatasinya Indonesia butuh pemimpin-pemimpin yang mampu mengerti kebutuhan rakyat, yang mengerti akan kearifan dan adat istiadat lokal sehingga tidak kehilangan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia.

Dewasa ini invasi budaya asing ke Indonesia sangat beragam, salah satunya adalah fenomena Korean Wave. Coba, anak muda sekaarang pasti tahu semua yang namanya "Gangnam Style". Tapi Korea tidak hanya mengekspor kebudayaan saja, mereka telah lebih dulu mengekspor produk-produk teknologi mereka seperti mobil (Hyundai) dan peralatan elektronik (Samsung dan LG). Benar-benar sebuah pencapaian yang luar biasa oleh Korea Selatan padahal mereka baru merdeka pada tahun 50-an, namun mereka sudah bisa meraih prestasi ini dalam kurun waktu 20 - 30 tahun atas dasar reformasi agraria dan diversifikasi produk.

Saat kita ingin membicarakan pertumbuhan ekonomi Indonesia kebanyakan akan menjadikan Jakarta sebagai referensinya. Kita berpikir Jakarta sebagai pusat ekonomi merupakan tempat investasi terbanyak, hal ini memang benar namun investasi di luar Jakarta maupun di luar Pulau Jawa pun banyak dan semakin tahun semakin berkembang. Semakin tahun semakin banyak investor yang menanamkan modal di luar Pulau Jawa, seperti di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dsb.

Pengusaha Indonesia cenderung kalah saing dengan luar negeri. Salah satu faktornya bangsa Indonesia memang leih cinta produk luar dibandingkan produk dalam negeri. Sebenarnya secara kualitas barang produk kita sama bahkan lebih bagus. Namun kebanyakan harga produk kita agak mahal dan bangsa Indonesia sangat meyukai sesuatu yang murah. Kalau sudah begini bagaimana nasib para pengusaha Indonesia apabila di ASEAN sudah terjadi perdagangan bebas? Padahal saat itu terjadi harga-harga produk luar negeri akan menjadi sangat murah.

Indonesia butuh pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman dan harus bisa menjawa pertanyaan rakyat. Di akhir sesi Bapak Gita Wirjawan berpesan, "Jadilah garuda-garuda yang kreatif, terampil, melek teknologi, dan punya semangat kebangsaan. Jalani tahun-tahun di ITB dengan selalu menjunjung tinggi kearifan lokal baik dalam kegiatan di dalam kampus maupun luar kampus".

Sesi 2 oleh Wanadri
Wanadri adalah sebuah perhimpunan pemimpin rimba dan pendaki gunung. Sesi yang diisi oleh Wanadri ini bertopik "Cinta Tanah Air". Tak kenal maka tak sayang, sudah seberapa kenalkan kita dengan Indonesia? Indonesia merupakan negara yang amat kaya, termasuk dari aspek bentang alamnya. Garis pantai Indonesia merupakan yang terpanjang kedua di dunia. Wilayah lautnya hampir dua kali lebih besar dibandingkan wilayah darat sehingga Indonesia merupaka negara bahari. Kekayaan akan gunung-gunung berapi begitu melimpah karena Indonesia termasuk di daerah Ring of Fire. Kekayaan flora dan fauna yang sampai terbagi oleh garis Wallace dan Weber. Ribuan pulau yang mencapai angka 17.000 dan masih banyak yang bahkan belum dijaman oleh bangsa ini. Kebanyakan pulau tersebut berada di kawasan terluar Indonesia dan merupakan tempat konflik perbatasan dengan negara tetangga.Selain kekayaan alam, secara kultur, ras, dan suku bangsa Indonesia juga sangat kaya. Dari Sabang sampai Merauke ratusan suku bangsa dengan ratusan bahasa daerah tinggal di Indonesia.

Sudah selayaknya kita mencintai negeri kita ini dan selalu berusaha untuk menjaga serta melestarikannya.

Sesi 3 oleh Ibu Tri Mumpuni
Ibu Tri Mumpuni adalah seorang pemberdaya listrik di desa-desa terpencil. Beliau mendapatkan ASEAN AWARD 2012 karena perjuangan beliau agar orang-orang di daerah terpencil dapat menikmati listrik. Seminar beliau bertajuk "Integritas dan Kompetensi Pemuda untuk Kemandirian dan Kesejahteraan Bangsa". Kunci untuk mewujudkannya adalah logika (pengetahuan) dan empati (perasaan). Keduanya dibutuhkan untuk membentuk akal sehat. Ekonomi sekarang tidak mempedulikan aspek kemanusiaan dan keberlanjutan lingkungan.  Semua terlalu berorientasi kepada uang dan profit. Yang penting produksi banyak, banyak untung, tanpa mempedulikan dampaknya terhadap sosial dan lingkungan. Misalnya saja industri pertambangan, material tambang terus-terusan dikeruk sampai habis tanpa memikirkan bagaimana keberlanjutannya nanti.

Sebagai insan yang berakal sehat sudah seharusnya kita tidak hanya memikirkan tentang mencari untung bagi diri sendiri, namun juga bagaimana masyarakat dapat ikut merasakan kesejahteraan yang kita punya. Jadilah orang yang rela berkorban demi orang lain, jadikan setiap tindakan kita untuk Indonesia yang lebih baik.

Sesi 4 oleh Riset Indie
Riset Indie adalah sebuah lembaga kolektif penelitian di ranah teknologi, sosial dan media yang independen. Beberapa hasil penelitian itu adalah Polaroid, Animatronic Alinea, dan Angkot Day. Pesan yang disampaikan adalah kita sebagai generasi muda, sebagai bangsa Indonesia haruslah selalu berusaha memberikan nilai lebih di masyarakat dengan berbagai cara yang kita memang bisa dan mampu kita lakukan sesuai bidang yang kita kuasai masing-masing.

Resume Seminar OSKM2013

(Sesi 1) Pak Gita Wiryawan


Sebagian besar orang sukses di Jepang, pekerjaan awalnya adalah petani. Setelah sukses menjadi petani, mereka buatlah mobil, handphone, dan lain lain. Dalam kata lain, mereka tidak fokus dalam suatu bidang saja. Apabila mereka ingin perubahan, mereka harus mencoba hal-hal baru yang mungkin asing sekali bagi mereka. Bisa kita ambil contoh Pak Chung Ju Yung, pendiri Hyundai. Beliau ini dulunya petani yang keluarganya dilanda kemiskinan. Beliau bosan atas kemiskinan, maka beliau berkali-kali pergi dari rumah untuk mencari pekerjaan apapun yang bisa dikerjakannya, walaupun ibunya tidak mengizinkan. Setelah mendapat banyak pengalaman bekerja, beliau akhirnya berhasil mendirikan lapangan pekerjaan, begitu besar seperti yang kita lihat sekarang ini.

Eksportasi budaya merupakan pulminasi kesuksesan bangsa. Bangsa Thailand pun sudah belajar Bahasa Indonesia. Karena mereka akan menanamkan sahamnya di Indonesia, dan kita pun harus sudah siap dengan hal itu. Kita pun tidak bisa hanya menjadi orang yang ingin murah dan kenyangnya saja. Kita harus membuat sendiri sesuatu yang bisa membuat kita bangga.

What do we want?
If you want it you will get it, and it depends on how badly you want it.
We have to be nationalistic but at the same time we have to be internationalist.

(Sesi 2) WANADRI

Cinta Tanah Air
Sadar diri
Sadar lingkungan
Sadar tujuan

Komunitas ini telah menjelajah ke berbagai puncak gunung di Indonesia maupun di luar negeri. Komunitas ini pernah melakukan event pendakian gunung-gunung tertinggi di dunia yang disebut ‘7 summit expedition’. Indonesia memiliki banyak kekayaan alam yang belum tersentuh dan mereka (Wanadri, red) akan terus mendaki dan mengekspedisi kekayaan alam yang belum tersentuh tersebut sebagai wujud dari cinta tanah air.

(Sesi 3) Ibu Tri Mumpuni

Integritas dan kompetensi alumni ITB untuk kemandirian dan kesejahteraan bangsa:
1. Pengetahuan (logika)
2. Perasaan (empati)
Dari data yang didapatkan ibu Tri Mumpuni, kurang lebih di kepulauan Indonesia yang terdiri dari 245 juta penduduk, 100 juta orang belum berlistrik, dan 33.000 desa belum berlistrik. Padahal Indonesia memiliki banyak potensi yaitu Danau Geothermal, tambang timah, dan lain lain. Tapi kebanyakan dari kita hanya menjadi kuli, sedangkan tambang-tambang tersebut dikelola oleh investor asing.

Kita perlu mencari alternatif lain yaitu kita perlu kewirausahaan sosial. Setiap orang itu unik. Apabila mereka melakukan kegiatan yang mereka sukai dengan sebaik-baiknya, maka hasilnya akan semakin baik, dan akan semakin baik juga perekonomian kita.

(Sesi 4) Riset Indie
Kak Saska

-         Project Polaroid
Pada tahun 2008 sebuah perusahaan fotografi analog bangkrut karena kalah bersaing dengan fotografi digital. Lalu melalui project polaroid ini, mereka ingin menghidupkan kembali dan melakukan riset namun bangkrut 2 tahun kemudian. Hal ini memperlihatkan bahwa ternyata berbisnis itu tidak mudah.
-         Project Alinea
Seperti yang kita lihat, robot alien itu adalah Indonesia’s First Animatonic. Project ini adalah kolaborasi antara seniman dan anak elektro. Mereka memamerkan ini dan menyelenggarakan Animatonic project donation.
-         Project Angkot day
Rich country doesn’t have many cars on road but rich country is a country which the rich people use public transportation.
Participate! Angkot day 20 September 2013.

Pentingnya kolaborasi

ITB kawah candra di muka. ITB merupakan miniatur Indonesia. Seorang yang idealis bisa berubah menjadi pragmatis ataupun bijaksana. Konflik selalu datang tanpa kita bisa hindari, maka tugas kitalah untuk meresolusikannya. Kita baru mendapat gelar mahasiswa baru, tapi jangan merasa sudah oke dulu karena kita bisa dibilang belum memberikan impact apa-apa pada ITB. Kita masih harus menempuh proses yang panjang, lalu menjadi alumni, dan memberikan karya nyata. Kita harus sering-sering bertemu, kenalan, dan networking dengan orang lain agar mudah melakukan kolaborasi.

“Saya mau meninggal seperti apa?”

Pulang ke rumah membuat kita memikirkan realita. Tapi jangan lupa menapak tanah. Kita harus meraih cita-cita kita di langit, lalu kembali turun ke bumi untuk mensejahterakan rakyat. Indonesia butuh pahlawan sungguhan. Mulailah dari sesuatu yang kecil. Tugas kita adalah memberikan kontribusi di bidang kita masing-masing. Miliki visi itu. Miliki bayangan itu.



Fathiyah Zahra (19813077)

Seminar OSKM 2013

       Seminar OSKM 2013 yang dilaksanakan pada Jum'at, tanggal 23 Agustus 2013 di Sabuga, dihadiri beberapa pembicara, seperti Pak Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Rachmat Hidayat dari Wanadri, Bu Tri Mumpuni dan CEO Riset Indie, Saska.
       Pertama, Pak Gita Wirjawan memberikan materinya. Beliau menyampaikan bahwa sebenarnya bangsa ini bisa maju kalau kita mampu meng"garuda"kan diri kita sendiri diri dan janganlah sampai kehilanga rasa bangga terhadap bangsa dan budaya negeri ini. Bangsa yang maju haruslah "melek" teknologi dan mampu mengikuti arus global. Tidak hanya itu, kita mampu memperkenalkan budaya bangsanya kepada dunia. Semua tidak akan terjadi jika kita tidak memiliki kemauan untuk melakukannya. Maka dari itu, jadilah bangsa yang berpendidikan tinggi dan jangan menghilangkan kearifan lokal dalam dirinya, karena hal tersebut sama saja dengan menghilangkan jati dirinya sendiri.
        Kedua, Rachmat Hidayat menyampaikan presentasi tentang Indonesia. Menurut Rachmat Hidayat, kita seharusnya bersyukur kepada Allah SWT karena diberikan negeri yang kata orang "tanah surga". Negeri kita tercinta ini memiliki banyak keanekaeagaman dan banyak potensi di dalamnya, sayangnya kita tidak mengetahui hal tersebut. Lalu, kegiatan" mereka memberi pesan bahwa jika kita melakukan sesuatu, kita harus melakukan melakukannya dengan sungguh" dan yang dilihat dari suatu aktivitas bukanlah dari hasil akhirnya, tapi dari prosesnya. Kita pelajari proses tersebut untuk menjadi yang lebih baik lagi nantinya
              Ketiga, Bu Tri Mumpuni menyampaikan maferinya. Bu Tri Mumpuni menyampaikan tentang hak" setiap masyarakat Indonesia dan bagaimana cara berekonomi yang tidak merugikan masyarakat. Beliau ingin mengajarkan kita harus memiliki empati dalam berbisnis, agar komunitas lokal tidak menderita, padahal sumber daya merekalah yang dipakai dan dieksploitasi. Beliau juga menyebutkan kita tidak boleh buta dengan uang, sedikit" menjual ke orang luar. Jika kita mampu menggunakannya, kita bisa menjadi bangsa yang hebat. Selain itu, kita juga tidak boleh melupakan orang" "kecil". Karena, mereka memiliki hak untuk berpendidikan dan juga memiliki potensi yang sama dengan kita. Semua bangsa ini harus merdeka, bebas dan tidak ada yang menderita.
            Terakhir, Kak Saska, CEO Riset Indie. Hal yang ingin kak Saska sampaikan adalah bagaimana cara kita hidup nanti. Kita harus terus belajar dan jangan pernah berhenti untuk melakukan hal yang kreatif. Karena walaupun kita hanya melakukan hal yang kecil, namun ada kesempatan dan mampu berkolaborasi dengan hal kecil lainnya, itu akan membhat suat perubahan yang besar dan hebat. Kak Saska juga ingin menyampaikan kalau kita harus selalu berkontribusi untuk bangsa ini.
              Inti dari seminar ini, kita, angkatan 2013 harus menjadi seseorang yang mampu memajukan bangsa ini, dari segala aspek tanpa harus menghilangkan jati diri sendiri.

                                                                                                                                            -M H T-

Kesan OSKM hari ini, Jum'at 23 Agustus 2013

       OSKM 2013 hari Jum'at, 23 Agustus 2013 cukup seru ya. Pertama, waktu di kerjain sama kakak" ITB, awalnya saya panik. Saya gak bawa spek tambahan seperti kue nastar. Tapi setelah kakak"nya minta spion, sampe helm, saya udah tau kalo ini dikerjain. Akhirnya,  memang dikerjain. Lalu, buat tulisan untuk indonesia. Saya sudah liat fotonya dan salut sama ITB 2013 beserta panitianya
        Di Sabuga, acara semakin seru. Ada pertunjukkan dari para unit. Saya excited sama unit apa (saya lupa) yang tiba" muncul dari atap terus turun ke panggung. Keren bingit lah tadi unitnya. Tapi saya belom tau mau masuk unit mana.
         Acara yg ditunggu telah tiba, seminar OSKM 2013 bersama pak Gita Wirjawan dan Maria Selena. Seminarnya bisa dibilang berbobot dan sangat mendidik, walaupun saya gak begitu mengerti pak Gita ngomong apa. Apalagi waktu orang pendaki gunung, Pak Saska sama Bu...(saya lupa namanya) mulai berbicara, saya mulai gak fokus karena ngantuk, walaupun jika saya fokus, ujung"nya juga gak ngerti. 
          Intinya, OSKM 2013 telah direncanakan agar kita mampu belajar dari apa yg senior kita sampaikan dengan cara yg fun dan seminar tadi juga sangat mirip tentang makna dan tujuan OSKM 2013        

                                                                                                                                      -M H T-

Kesan OSKM hari ini (23/8/13)

oleh: Nabila Emira 19713143

jadi tadi seharian oskm kumpul 5.50 depan perpus seperti biasa. dilanjutin mobilisasi ke saraga, kumpul sama kelompok dan taplok masing2. terus sempet di kerjain pas pemeriksaan spek, ada beberapa orang yang bawa spek diluar yang di infoin kyk kue nastar, spion motor, sampe helm SNI dan itu kocak banget hahaha ternyata yang ngerjain kakak2 dari LSS yang gokil2. mereka ngajak orang2 satu lapangan buat senam pagi dan joget2 bareng mereka. habis itu, kita mulai pengondisian bentuk #untukindonesia. walaupun bikin di tengah terik matahari pagi tapi kebayar sama hasilnya yang keren bangettt dan berharap bisa ngeliat formasinya dari atas gedung deh ... 

setelahnya, kita mobilisasi ke sabuga. kita di sambut dengan penjelasan dari upt k3l. setelahnya ada defile ohu dan perform dari kakak2 setiap unitnya yang keren keren dan kreatif. walaupun durasi per unitnya pendek tapi cukup untuk ngebuat saya galau untuk pilih unit yang mana hehehehe setelah solat jumat untuk yang cowok dan dzuhur untuk yang cewek ditambah mentoring agama dari kakak2 gamais itb, kita masuk ke acara yang ditunggu2 yaitu seminar oskm. kenapa ditunggu2 ?? karena moderatornya kak selena maria yang cantik !!! haha bukaaaan, bukan itu yang utama. ditunggu2 karena narasumber2nya yang sangat menginspirasi kita untuk lebih cinta terhadap tanah air dan melakukan dedikasi yang kongkret untuk bangsa ini! 

bakti kami untuk tuhan, bangsa, dan almamater! merdeka !!!

Kolaborasi

oleh: Nabila Emira 19713143

Kolaborasi merupakan upaya untuk mencapai tujuan yang tidak hanya dilakukan dengan mengalahkan salah satu pihak, melainkan dengan bekerjasama dengan pihak lain yang bertujuan untuk memecahkan masalah serta dapat menemukan sesuatu ketika dihadapkan dengan masalah.

Kolaborasi memiliki beberapa tahapan yaitu:
  • Team Building, ide bekerjasama untuk tujuan yang sama.
  • Sejarah Pergerakan dengan kolaborasi.
  • Manajemen Konflik, upaya mengatur perselisihan antar anggota kelompok dapat diselesaikan tanpa merugikan berbagai pihak.

Terdapat 2 konflik, yaitu konflik antarpersonal dan konflik organisasi, yang dalam penyelesaiannya pu berbeda.

Ada 3 pendekatan untuk menyelesaikan konflik antarpersonal, yaitu:
  •  Kedua belah pihak dirugikan ( Lose-Lose)
  • Salah satu pihak dirugikan (Win-Lose)
  • kedua belah pihak diuntungkan (Win-Win)

Sedangkan untuk menyelesaikan konflik organisasi terdapat 3 pendekatan, yaitu:
  • Bargaining Approachment
  •  Bureaucracy Approachment
  •  System Approachment

Seminar OSKM ITB 2013

oleh: Nabila Emira 19713143

Pada hari ini (23/08/13), seluruh mahasiswa baru ITB menghadiri acara Seminar OSKM ITB 2013 yang diadakan di SABUGA. Acara ini menghadirkan empat narasumber yang memberikan materi secara berkesinambungan dengan tema yang diusung oleh OSKM ITB 2013, yaitu Kearifan Lokal. Keempat narasumbernya adalah sebagai berikut:


  1. Pak Gita Wirjawan selaku Menteri Perdagangan
  2. Indra Hidayat selaku perwakilan dari WANADRI
  3. Ibu Tri Mumpuni selaku direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan
  4. Saska selaku pendiri Riset Indie

Dalam materinya, Pak Gita menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa menjawab tantangan zamannya. Pemimpin muda yang memiliki semangat kearifan lokal dalam membangun perekonomian masyarakat. Menurut pak Gita, bangsa yang menyia-nyiakan kearifan lokal atau budaya mereka, merupakan bangsa yang sudah kehilangan jati diri. Beliau juga berpesan agar para mahasiswa baru ITB menjadi garud- garuda yang kreatif, trampil, "melek" teknologi yang memiliki semangat  kebangsaan dan selalu menjunjung tinggi kearifan lokal di dalam dan di luar kegiatan kampus. 

Selanjutnya materi disampaikan oleh Indra Hidayat mengenai kegiatan dan misi mereka di WANADRI. WANADRI adalah Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung, merupakan organisasi yang bergerak di kegiatan alam bebas sebagai bentuk apresiasi dari kecintaan mereka pada tanah air. Di dalam materi, kak Indra menyampaikan beberapa permasalahan yang di hadapi Indonesia. Salah satunya yaitu kebudayaan Indonesia yang banyak di claim oleh negara lain. Sebagai salah satu bentuk nyata kecintaan mereka terhadap tanah air, mereka melakukan sebuah ekspedisi untuk menziarahi 92 pulau terdepan di Indonesia dan menancapkan dua buah patung yaitu patung Bung Karno dan Bung Hatta sebagai bukti bahwa pulau tersebut milik Indonesia.

Materi ketiga disampaikan oleh ibu Tri Mumpuni. Ibu tri menyampaikan bahwa manusia di bekali logika dan empati yang mendasari adanya akal sehat . Menurut beliau, keadaan Indonesia sekarang dikarenakan pemimpin bangsa atau semua yang memiliki wewenang dan kekuasaan serta modal dianggap terlalu mementingkan dirinya sendiri. Maka beliau berpesan kepada kita sebagai generasi muda harus mampu menjadi pemimpin yang berintegritas yang mampu membuat Indonesia lebih baik.

Materi terakhir disampaikan oleh kak Saska selaku founder Riset Indie. Riset Indie merupakan sebuah kelompok penelitian yang mengangkat tema yang seru dan kemudian direalisasikan menjadi bisnis. Riset Indie sudah melakukan tiga riset. Pertama adalah Project Polaroid yang telah mereka teliti dan dalam perjalanan bisnisnya gagal karena kak Saska sendiri mengakui bahwa berdagang bukanlah hal yang mudah. Riset kedua yaitu Project Alinea, yaitu  riset tentang animatronik yang mengolaborasikan keahlian mahasiswa elektro, teknik, dan kesenian. Riset ini mendapatkan banyak tanggan positif di kalangan masyarakat. Yang terbaru, mereka sedang mengembangkan riset Angkot Day yang akan di selenggarakan tanggal 20 September 2013. Di Angkot Day, kita bisa nyobain rasanya naik angkot gratis, tertib, sekaligus aman.

Kolaborasi

Patricia Karen 19913090
Arti kolaborasi
Menurut KBBI kolaborasi: (pembuatan) kerjasama(dengan musuh dsb)
Ber-kolaborasi: melakukan kolaborasi
Kolaborasi adalah suatu usaha yang bertujuan bukan hanya untuk mengalahkan satu pihak saja melainkan dapat juga bekerja sama dengan orang lain.
Bertujuan untuk memecahkan suatu masalah.
Banyak hambatan-hambatan dalam berkolaborasi. Masalah perbedaan pendapat, waktu, materi ataupun ide.
Tahapannya antara lain:
•kerjasama tim.
•adanya ide untuk dikerjakan.
•penyelesaian konflik antar anggota.
Penyelesaian konflik yang dapat terjadi adalah:
1. Kedua pihak sama-sama menang, dapat menjalankan idenya dengan sukses.
2. Salah satu pihak saja yang menang.
3. Dua belah pihak kalah sehingga ide yang sudah ada dapat dikatakan gagal.

Kolaborasi

Kolaborasi
Kolaborasi adalah usaha untuk mencapai tujuan yang tidak dilakukan dengan hanya menyisihkan partner/saingan dalam berusaha, melainkan dengan menjalin kerjasama dengan mereka.

Tujuan berkolaborasi adalah untuk memecahkan suatu problematika bersama dan menciptakan jalan keluar ketika menemukan masalah baru.
Hambatan dalam berkolaborasi: keahlian, waktu, biaya, kompetisi, dan kearifan konvensional.

Manajemen Konflik
Manajemen konflik adalah upaya untuk mengatur perselisihan yang terjadi antar anggota kelompok agar tidak merugikan bagi anggota atau kelompok dan dapat diselesaikan.
Konflik itu terbagi dua, antarpersonal dan organisasi.
Dalam menyelesaikan konflik antarpersonal terdapat 3 pendekatan, yaitu:
1.Lose-Lose (kedua belah pihak dirugikan).
2.Win-Lose (salah satu pihak dirugikan).
3.Win-Win (kedua belah pihak diuntungkan).
Pendekatan ini adalah pendekatan yang terbaik.
Contoh pendekatan ini: Musyawarah Mufakat

Untuk menyelesaikan konflik keorganisasian terdapat 3 konseptual yang ada, yaitu:
1.Bargaining Approachment: Pendekatan ini dilakukan kalau ada konflik yang berhubungan dengan keterbatasan sumber daya.
Strategi untuk pendekatan ini: membagi secara merata kesempatan memperoleh sumber daya atau mengurangi keinginan untuk memperoleh sumber daya.
2.Bureaucracy Approachment: Pendekatan ini dilakukan kalau ada konflik yang merujuk pada hubungan kewenangan secara vertical dalam struktur hierarki. Konflik terjadi bila atasan berusaha untuk mengendalikan bawahan, namun bawahannya memberontak.
Strategi untuk pendekatan ini: Mengganti aturan birokratis dengan yang bersifat impersonal untuk pengendalian personal.
3.System Approachment: Pendekatan ini dilakukan ketika kedua pendekatan diatas tidak ada yang berhasil. Pendekatan ini merujuk pada hubungan horizontal antar fungsi2.
Strategi untuk pendekatan ini: Mengurangi perbedaan terhadap tujuan dengan mengubah insentif dan melakukan seleksi yang sesuai, Mengurangi saling ketergantungan fungsional dengan mengurangiketergantungan pada penggunaan sumber daya bersama-sama dengan mengurangi tekanan untuk consensus.

Mukhammad Fahmi Fachrizal
16313020

Seminar OSKM 2013

Menteri Perdaganan Indonesia, Bpk. Gita Wirjawan

Sebagai mahasiwa, kita seharusnya sadar bahwa gelar "maha" yang disisipkan sebelum kata siswa merupakan tugas berat yang diemban oleh semangat seorang mahasiswa. Sementara itu semangat kemahasiswaan kental kaitanya dengan sifat kearifan lokal.

Pada saat ini perekonomian Indonesia membutuhkan seorang pemimpin yang mengerti kepentingan rakyat dan relevan dengan keadaan yang ada, dengan demikian esok hari kelak mahasiswa diharapkan mampu menjadi seorang pemimpin Indonesia nantinya dengan kearifan lokalnya, ini semua yang menentukan adalah tuhan dan usaha keras kita sendiri sebagai mahasiswa.

Sejak zaman dahulu visi presiden Soekarno jelas, namun eera sekarang era kontra korupsi, sehingga Indonesia membutuhkan pemimpin Indonesia yang jelas seperti visi presiden Soekarno.

Kita merupakan negara muslim terbesar dalam G20, namun menurut data kita hanya bisa sukses jika kita mengedepankan pluralisme, maka dari itu perekonomian Indonesia membutuhkan pemimpin yang memiliki sifat kearifan lokal . Kita harus bisa meng-Garuda-kan Indonesia baik didalam negeri sendiri maupun diluar, jangan sampai kita meng-gangnam-kan negara sendiri.

Salah satu kendala yang ada adalah kita belum mempunyai kemahiran teknologi yang mumpuni. Kita juara yang akan bersinar dimasa yang akan datang, jika pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 6,5%, Indonesia akan maju

Kita perlu enyikapi hal ini, kalau tidak akan terjadi kontraksi perekonomian . Pendidikan merupakan senjata untuk memeranginya, selain itu diperlukan tenaga kerja yang tida gaptek. Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa menjwab dan responsif dengan permintaan rakyat, dan mengedepankan nasionalisme

Jadilah Garuda bukan gangnam, garuda yang kreatif, terampil dan melek teknologi yang siap memimpin dan menjunjung tinggi nilai dan kearifan lokal

Mukhammad Fahmi Fachrizal
16313020

OSKM 2013 - Hari ini, Jumat 23-8-2013

Hari ini hari-hari di OSKM 2013 kali ini dimulai dari terbitnya mentari diufuk timur dan menghilangnya rembulan malam, para mahasiswa baru berangkat menuju kampus dan segera dimobilisasi menuju saraga. 

Di saraga, seiring meningginya sang mentari pagi, suasana semakin memanas karena pernyataan "panitia" OSKM, mereka mengatakan bahwa para maba tahun ini lebih buruk dibandingkan tahun kemarin, namun itu hanyalah guyon semata, para "panitia" tersebut merupakan lss itb yang akan memandu maba untuk melaksanakan senam pagi yang kemudian dilanjutkan pembentukan formasi #untukindonesia di saraga

setelah semua kegiatan di saraga selesai dilanjutkan kegiatan defile OHU itb, kemudian istirahat untuk melaksanakan ibadah solat jumat dan mentoring agama, setelah itu dilanjutkkan dengan seminar OSKM 2013 sampai sore

Mukhammad Fahmi Fachrizal
16313020

Kolaborasi

         Kolaborasi adalah mencapai suatu tujuan dengan cara bekerja sama dengan pihak lain
         Tujuan berkolaborasi : untuk memecahkan masalah dan menciptakan sesuatu ketika menemukan masalah.

          Hambatan dalam berkolaborasi: keahlian, waktu, biaya, kompetisi, dan kearifan konvensional.

Tahapan kolaborasi :
* Team Building
* Sejarah Pergerakan dengan kolaborasi
* Manajemen Konflik

Konflik itu terbagi dua, antarpersonal dan organisasi.
Dalam menyelesaikan konflik antarpersonal terdapat 3 pendekatan, yaitu:
1. Lose-Lose (kedua belah pihak dirugikan).
Contoh : Menyuap salah satu pihak
2. Win-Lose (salah satu pihak dirugikan).
Contoh : voting
3. Win-Win (kedua belah pihak diuntungkan).
Contoh: Musyawarah Mufakat


Untuk menyelesaikan konflik keorganisasian terdapat 3 konseptual yang ada, yaitu:
1.     Bargaining Approachment
Strategi: membagi secara merata kesempatan memperoleh sumber daya atau mengurangi keinginan untuk memperoleh sumber daya.

2.     Bureaucracy Approachment
Strategi: Mengganti aturan birokratis dengan yang bersifat impersonal untuk pengendalian personal.

     3. System Approachment
         Strategi: Mengurangi perbedaan terhadap tujuan dengan mengubah insentif dan melakukan seleksi yang sesuai, Mengurangi saling ketergantungan fungsional dengan mengurangi ketergantungan pada penggunaan sumber daya bersama-sama dengan mengurangi tekanan untuk consensus.


Melinda
FMIPA, 16013105

OSKM 23 Agustus 2013

              OSKM hari ini lebih menarik dibandingkan hari-hari sebelumnya. Karena kami sempat dikerjain oleh para senior. Mereka memaki-maki kami. Jujur pertama kali mereka berteriak, saya sendiri sempat syok sesaat. Dan mereka juga menyuruh kami mengeluarkan barang-barang seperti helm SNI, kue nastar, spion, sedangkan barang-barang tersebut tidak termasuk ke dalam daftar spek yang di suruh bawa. Mereka mengolok-olok kami. Saya melihat raut muka teman-teman saya yang tidak suka dengan cara mereka merendah-rendahkan 2013. Saya juga merasakan beberapa di antara mereka mulai kesal dengan para senior. 
               Ternyata semua yang dilakukan para senior itu cuma akting. Mereka sengaja memaki kami dan mengolok kami. Dan akhirnya situasi tegang itu diakhiri dengan senam pagi bersama. Kakak-kakak senior malah mengajak kami senam bersama bahkan sampai ketawa-ketawa karena gerakan & lagu nya cukup menghibur.


Melinda
FMIPA, 16013105

Seminar 23 Agustus 2013 di gedung Sabuga, ITB

Seminar ini di bawakan oleh Maria Selena, Miss Indonesia 2011, yang sekaligus merupakan alumni ITB. Ada 4 pembicara yang diundang dalam seminar ini, yaitu :

1.      Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan RI
           Pak Gita membahas tentang perekonomian di Indonesia yang menduduki peringkat 15 di dunia. Perekonomian Indonesia membutuhkan generasi yang mengerti apa yang diinginkan oleh rakyatnya. “If you want it, you will get it.” Kesuksesan itu ada dan di depan mata kita. Bangsa yang menghilangkan kearifan lokalnya sama saja menghilangkan jati diri bangsa tersebut. Kita harus mengedepankan nasionalisme kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita juga harus meng-Garudakan diri sendiri. Pesan Pak Gita : "Jadilah Garuda-Garuda yang kreatif, terampil, berteknologi, yg punya semangat kebangsaan!" dan “Jadilah seorang pemimpin yang bangga bertanggung jawab dan selalu dimulai dengan kearifan lokal dalam aktivitas dalam bantuan kampus.”

2.      Wanadri
                 Materi Wanadri di sampaikan oleh Indra Hidayat yang juga merupakan alumni ITB. Wanadri adalah suatu organisasi yang melakukan aktivitasnya di alam bebas. Organisasi Wanadri ini telah melakukan berbagai ekspedisi di berbagai wilayah di Indonesia bahkan sampai negara lainnya. Mereka telah mencapai 92 pulau terdepan di Indonesia. Di setiap wilayah yang mereka capai, mereka menancapkan patung Soekarno kemudian di foto, sebagai saksi budaya bahwa 92 pulau tersebut adalah milik Indonesia.

3.      Tri Mumpuni
            Ibu Tri membahas mengenai integritas dan kompetensi Alumni ITB untuk kemandirian dan kesejahteraan bangsa. Orang itu juga punya perasaan (empati). Jangan pernah anda berpikir tanpa punya rasa. Karena logika dan empati membuat kita memiliki akal sehat untuk kesejahteraan bagi masyarakat.

4.      Riset Indie

            Riset Indie adalah sebuah proyek penelitian. Mereka melakukan ini sebagai penyaluran aktivitas mereka. Proyek terbaru mereka adalah angkotday yang akan digelar tanggal 20 September 2013. Proyek ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di Bandung. Angkot day rencananya akan diberlakukan 1 hari penuh.

Melinda
FMIPA, 16013105

apa yang didapat dari ceramah menteri, wanadri, dan ibu Tri Mumpuni?

                Hari ini, setelah mendengarkan ceramah dari Mendag RI Gita Wiryawan, Wanadri, dan Tri Mumpuni menyadarkan saya banyak hal, disini saya akan memaparkan apa yang saya dapatkan dari pembicara-pembicara tersebut.

Pertama ekonomi indonesia sedang bergairah dan akan menuju ke arah yang lebih baik lagi, meskipun parameter makro menunjukan kekecewaan dengan meningkatnya koofisien gini. Akan tetapi lainnya akan mengarah menuju yang lebih baik.

Kedua, kita harus waspada dan bersiap menjelang datangnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)/ AEC (ASEAN Economic Community, yang berarti akan ada perdagangan bebas dan pasasr tenaga kerja bebas. Secara pribadi, saya berpendapat, sebagai mahasiswa kita harus memikirkan nasib buruh indonesia sekarang, kita harus meningkatkan nilai bargaining dari buruh tersebut dengan memberikan pelatihan pelatihan tersebut, agar buruh buruh indonesia tidak  kalah dengan buruh buruh murah dari vietnam dan myanmar saat AEC nanti. Kemudian kita harus memberitahu semua orang, ya semua orang akan dekatnya kita dengan AEC dan memberitahu apa dampak-dampaknya, yakni: banjir produk asing, pasar tenaga kerja bebas, persaingan bisnis yang lebih ketat. Tetapi jika kita hanya memberi tahu apa dampak negatifnya, maka akan menimbukan huru-hara dimasyarakat. Maka kita juga harus memberitahu apa positifnya, yakni: pasar untuk bisnis akan semakin luas, dapat dengan mudah kita merambah/ekspansi ke negara-negara ASEAN lain. Tentu, ini akan menjadi peluang bisnis yang baik. Dan dapat lebih mudah untuk menjadi ‘TKI’ di negara lain.

Ketiga, bahwa negara kita adalah negara yang kaya. Maka seharusnya kita bangga dengan kekayaan negara kita.

Keempat, lihat gambar yang di tampilkan oleh ibu Tri Mumpuni dibawah ini.


                Jujur, saya tertampar ketika mendengar perkataan ibu Tri Mumpuni yang mengatakan bahwa hal ini terjadi karena mahasiswa ITB. Apalagi saya adalah mahasiswa FTTM yang mengurus langsung masalah migas di Indonesia. Benar ibu, ini berdasar dari salah satu dosen geofisika ITB (maaf saya lupa namanya) saat penjelasan jurusan Geofisika beberapa hari yang lalu,  ketika ditanya bagaimana memajukan industri migas di indonesia. Beliau menjawab, dengan memberi tahu bahwa ini adalah pendapat pribadinya bukan sebagai dosen, kita harus memajukan PERTAMINA. Akan tetapi beliau bercerita bahwa banyak dari anak itb ketika ditanya, mau dimana bekerja? Di PERTAMINA pak. Tetapi, kata beliau, saat lulus mereka malah melamar di perusahaan asing. Maka mari kita memajukan perusahaan yang dimiliki rakyat, BUMN. Kita juga harus membagikan kue hasil dari konsumsi ekonomi indonesia kepada putra-putri bangsa dengan sebisa mungkin menggunakan produk lokal.

16413283 M. Izzuddin Prawiranegara

Kolaborasi

Resume Kolaborasi

Apa itu Kolaborasi ?
Kolaborasi adalah salah satu cara untuk mencapai tujuan dengan bekerjasama dengan pihak lain.

Tujuan berkolaborasi adalah antara lain untuk memecahkan sebuah masalah

Hambatan dalam berkolaborasi:
·        keahlian
·        waktu
·        biaya
·        kompetisi
·        kearifan konvensional

Tahapan kolaborasi:
·        Ide dasar untuk bekerjasama
·        Sejarah pergerakan dengan berkolaborasi
·        Manajemen Konflik


Dalam menyelesaikan konflik antarpersonal terdapat 3 pendekatan, yaitu:

1.      Kedua belah pihak dirugikan.
Pendekatan ini tidak disarankan, karena solusi yang baik adalah yang menguntungkan kedua belah pihak. Contoh pendekatan ini: Menyuap salah satu pihak

2.      Salah satu pihak dirugikan.
Pendekatan ini juga tidak disarankan, karena menjatuhkan salah satu pihak dan dapat memunculkan masalah baru. Contoh pendekatan ini: voting

3.      Kedua belah pihak diuntungkan.
Pendekatan ini adalah pendekatan yang terbaik. Contoh pendekatan ini: Musyawarah Mufakat

Audinata I.S




Sena Chandrahera - KOLABORASI
NIM : 16813140

Kolaborasi ituuu.. kerjasamaa.. ataupun mengalahkan kompetitor, bertujuan untuk memecahkan masalah dan membuat/menemukan sesuatu ketika ada masalah.
nah, hambatan2 yang biasa di jumpai adalah keahlian secara individu, waktu, biaya dan kompetisi.
tahapan kolaborasi
-ide dasar untuk bekerjasama dengan tujuan yang mutual
-dasar dari pergerakan massal
-manajemen konflik : untuk konflik antar individu ada 3 cara pendekatan, yaitu sama2 kalah, salah satu pihak menang, ataupun sama2 menang.
untuk konflik antar kelompok, ada 3 cara pendekatan juga yaitu pendekatan dengan negosiasi, pendekatan sistem, dan pendekatan birokrasi. sekian.

kolaborasi dan tim

                Kolaborasi dapat diartikan secara mudah sebagai kerja sama, kerja bersama-sama, kerja bersama-sama dalam tim. Kolaborasi bukan kompetisi, walaupun sifat dasar manusia yang mendukung adanya komptisi, melainkan kerja sama. Sebagai tim, haruslah ada kolaborasi antar anggotanya, jika tidak ada kolaborasi, namanya bukan tim. Bukankah ketika unsur unsur di dalam tim sudah tidak bekerja sama tim itu akan hancur, begitulah pula kolaborasi.

                Tentu tim dibuat untuk memecahkan masalah atau problem, atau bahkan mencari problem agar dapat di pecahkan. Bukankah acara wedding adalah sebuah problem, problem dimana diharuskan ada acara wedding pada tanggal tertentu dan spesifikasi lain yang ditentukan?, kemudian sebuah tim EO mencari masalah tersebut untuk ditangani dengan men-take over acara wedding tersebut. Tapi akan ‘lebih enak’ jika istilah problem pada contoh diatas diganti menjadi ‘proyek’.

                Agar kolaborasi di dalam tim dibutuhkan pemimpin yang mempunyai integritas, tegas (tegas bukan berarti galak atau keras lhoo), di cintai oleh anggotanya dan mempunyai kemampuan manajerial yang baik (tolong ditambahin buat wawasan kita bersama). Dengan kondisi ideal seperti itu, maka kolaborasi di dalam tim akan sempurna dan akan menghasilkan tim yang baik.

                Akan tetapi, pasti ada hambatan. Hambatan dalam berkolaborasi di dalam tim biasanya antara lain: ego individu, insentif yang salah, pemimpin yang lemah, nepotisme pemimpin dll.

                Manajemen konflik yang menghambat kolaborasi di dalam tim di bagi menjadi dua yakni inter-personal dan organisasi

                Pendekatan dalam penyelesaian konflik inter-personal ada tiga, yaitu:
1.       Lose-lose solution
Semua pihak dinyatakan kalah atau penyelesain dengan melanggar peraturan
2.       Win-lose solution
Ini adalah kezaliman
3.       Win-win solution
Inilah cara paling ideal dalam penyelesaian konflik

Akan tetapi dalam suatu kondisi, seorang pemimpin akan sulit untuk mewujudkan win-win solution. Maka yang dilakukan pemimpin adalah memilih pilihan yang mempunyai opportunity cost paling kecil.

Pendekatan penyelesain konflik organisasi ada tiga pula, yakni:
1.       Bargaining Approachment
Penyelesaian seperti ini dilakukan apabila ada konflik yang disebabkan sumber daya
Penyelesaiannya dapat dilakukan dengan membagi dengan adil (kebijaksaan pemimpin) sumber daya tersebut. Atau menekan ketergantungan individu dalam tim akan sumber daya tersebut (mengalihkan, menghilangkan, memberi alternatif)

2.       Bureaucracy Approachment
Penyelesaian untuk konflik vertikal secara struktur
Penyelesaiannya tinggal mengganti peraturan yang birokratis menjadi peraturan yang impersonal

3.       System approachment
Jika dua diatas tidak berhasil, maka kita akan melakukan penyelesaian dari hal mendasar
Mengubah tujuan anggota dan mengurangi tingka kompetisi dalam anggota dengan menghilangkan atau mengubah sedemikian rupa insentif/’sistem reward’ di dalam tim dan melakukan seleksi yang sesuai, Mengurangi saling ketergantungan sesama anggota dengan mengurangi ketergantungan pada penggunaan sumber daya bersama-sama dengan mengurangi tekanan untuk consensus.

M. Izzuddin Prawiranegara 16413283


Sena Chandrahera - Resume seminar dan Curhat harian tgl 23 agustus 2013 -
NIM 16813140

Resume Seminar

Dari seminar yang tersusun atas +- 4 sub-sesi hari ini, beberapa hal yang saya tangkap dan anggap penting dan berkaitan dengan OSKM dan kehidupan menjadi mahasiswa antara lain adalah bahwa
-semangat kemahasiswaan berasal dari hari-hari pertamanya ia menginjak kampus tersebut, seperti halnya "first impression" terhadap seseorang.. lalu di ingatkan lagi juga bahwa kita harus bangga dengan negara sendiri, mengunakan produk bangsa sendiri, dan malu mengadopsi mentah-mentah budaya luar.
-cinta tanah air, Indonesia tanah air kita ini sungguh kaya, memiliki kawasan es di katulistiwa, memiliki dataran hamparan luas, termasuk dalam cincin gunung berapi, dan tidak kalah lagi adalah memiliki begitu macam budaya
-Integritas dan kompetensi kita di pertaruhkan untuk bangsa, agar bisa mandiri dan sejahtera, untuk memenuhi itu, diperlukan logika dan empati, keduanya membuat kita punya apa yang di maksud akal sehat.. di ingatkan lagi juga bahwa setiap orang itu unik.
-Ide baik itu adalah ide atau gagasan yang bisa bertahan lama, tidak mudah terbentuk dan tidak mudah terhenti juga.

Curhat tentang tanggal 23 Agustus 2013

Pagi-pagi buta udah di suru kumpul, uda susah tidur pula, belum ribet cari parkir segala.. akhirnya di pandu untuk ke perpustakaan pusat, kangen juga sih 1 hari ga di teriak2in, salut juga dipikir2 tiap hari kerjaannya marah2, ga cape apa ya? uda gitu di kumpulin di saraga.. uda ngantuk, budek juga di teriak2in, debuan lagi.. hari yang menyenangkan. :).. lalu di suruh keluarin spek, kue nastar, yang katanya sih mengandung blabla jadi pencernaan lancar.. helm sni, anehnya ada yg bawa pula.. spion, masih ada yang bawa.. (wtf?) garem dapur, foto keluarga, yaoloh, kenapa ga di tanya desktop aja sekalian.. ternyata cuma becanda.. curiga juga sih, terus joget2.. bingung harus ngapain, masih kesel dan geli di marah2in tentang spek.. ga lucu becanda nya ngamuk2.. mungkin yang baca ga akan setuju dan sebel sama aku, tapi terserah, kata aku kalo ngamuk2 di jadiin becanda itu kampungan.
lalu masuk ke sabuga, ada OHU.. wiii.. ada temenku loh dari UKJ =D.. abis liat ukj tidur lelap 2 jam.. lumayan toh.. uda gitu di kasi makan.. kurang banyak sih, belum puas.. tapi apa mau dikata, namanya juga ga bayar lagi..
dilanjutkan seminar-seminar sprti di cantumkan di atas, lalu break buat sholat, terus seminar lagi, terus persiapan pulangg.. terus di kasih tugas ini, terus makan2 terus pulang.. kebanyakan waktu seminar cuma tidur, gambar, tulis2, udah.. jadi ga banyak yang bisa di ceritain.. sekian.