Halaman

Kamis, 22 Agustus 2013

Kita Butuh K3

Sebagai seorang mahasiswa, kita harus mengenal yang namanya K3 (Kritis, Kreatif, Konstruktif). Kenapa ya kita harus mengenalnya, apalagi sampai menjadikannya pola pikir kita? Coba kita lihat deskripsinya satu persatu.

  • Kritis
Kritis merupakan sikap tidak mudah percaya, tidak menerima informasi secara mentah-mentah. Kritis adalah mempertanyakan 'Apa, Kenapa, Bagaimana'. Berpola pikir kritis juga bisa dibilang berpikir dengan mencari fakta. Dengan berpikir kritis, otomatis di dalam kepala kita akan muncul berbagai pertanyaan yang mungkin tidak terpikirkan orang lain yang suatu saat bisa memberikan manfaat bagi mereka yang mendengarkan pertanyaan maupun jawaban dari pertanyaan tersebut.

  • Kreatif
Kreatif adalah menciptakan hal baru, memikirkan sesuatu yang tidak dipikirkan oleh orang lain (Out of the Box). Kreatif adalah mampu menciptakan hal baru dari tidak ada menjadi ada, dan juga mampu memperbaiki yang sudah ada menjadi lebih baik lagi. Kreatif biasanya menggunakan imajinasi dan orang yang berpola pikir kreatif biasanya lebih dihargai effort nya.

  • Konstruktif
Konstruktif adalah bersifat membina, memperbaiki, atau membangun. Seperti sebuah bangunan yang mulai dibangun dari bawah. Bangunan tersebut harus diakali agar memiliki dasar yang kuat agar bisa menopang saat bagian atasnya dibangun. Dari yang awalnya sederhana, menjadi yang luar biasa. Dari bawah ke atas harus semakin kuat atau semakin baik. Contohnya, ketika kita memberikan kritik kepada orang lain, akan lebih baik jika memberinya masukan atau gagasan agar orang tersebut bisa lebih maju.

Ketiga hal ini sama pentingnya, karena pola pikir ini dapat kita gunakan dalam berbagai hal. Salah satunya adalah saat kita mulai menjadi mahasiswa. Mahasiswa adalah 'dewasa muda' yang akan menjadi pemimpin bagi keluarganya bahkan yang akan memimpin negara ini. Dengan berpola pikir seperti ini, kita akan melatih diri kita menjadi seseorang yang 'pantas' untuk mengabdi kepada negeri ini.

Sebagai contohnya, pola pikir ini juga dapat kita terapkan saat kita memecahkan sebuah masalah. Saat kita sedang dihadang masalah lalu kita menggunakan pola pikir ini, kita akan bisa mengatasi masalah tanpa masalah.

CMIIW.. ;-)
Fathiyah Zahra (19813077)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar