Menteri Perdaganan Indonesia, Bpk. Gita Wirjawan
Sebagai mahasiwa, kita seharusnya sadar bahwa gelar "maha" yang disisipkan sebelum kata siswa merupakan tugas berat yang diemban oleh semangat seorang mahasiswa. Sementara itu semangat kemahasiswaan kental kaitanya dengan sifat kearifan lokal.
Pada saat ini perekonomian Indonesia membutuhkan seorang pemimpin yang mengerti kepentingan rakyat dan relevan dengan keadaan yang ada, dengan demikian esok hari kelak mahasiswa diharapkan mampu menjadi seorang pemimpin Indonesia nantinya dengan kearifan lokalnya, ini semua yang menentukan adalah tuhan dan usaha keras kita sendiri sebagai mahasiswa.
Sejak zaman dahulu visi presiden Soekarno jelas, namun eera sekarang era kontra korupsi, sehingga Indonesia membutuhkan pemimpin Indonesia yang jelas seperti visi presiden Soekarno.
Kita merupakan negara muslim terbesar dalam G20, namun menurut data kita hanya bisa sukses jika kita mengedepankan pluralisme, maka dari itu perekonomian Indonesia membutuhkan pemimpin yang memiliki sifat kearifan lokal . Kita harus bisa meng-Garuda-kan Indonesia baik didalam negeri sendiri maupun diluar, jangan sampai kita meng-gangnam-kan negara sendiri.
Salah satu kendala yang ada adalah kita belum mempunyai kemahiran teknologi yang mumpuni. Kita juara yang akan bersinar dimasa yang akan datang, jika pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 6,5%, Indonesia akan maju
Kita perlu enyikapi hal ini, kalau tidak akan terjadi kontraksi perekonomian . Pendidikan merupakan senjata untuk memeranginya, selain itu diperlukan tenaga kerja yang tida gaptek. Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa menjwab dan responsif dengan permintaan rakyat, dan mengedepankan nasionalisme
Jadilah Garuda bukan gangnam, garuda yang kreatif, terampil dan melek teknologi yang siap memimpin dan menjunjung tinggi nilai dan kearifan lokal
Mukhammad Fahmi Fachrizal
16313020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar