Halaman

Rabu, 21 Agustus 2013

Anggota DPR Sering Tidur (Kelompok 2)

Tugas Kelompok 2
Anggota :

  • Audinata Ibrahim S.
  • Fathiyah Z.
  • Patricia Karen
  • Willy Sumargo
Anggota DPR Sering Tidur

Beberapa anggota DPR tertidur saat rapat

Banyaknya anggota DPR yang sering tertidur dalam rapat untuk kepentingan rakyat yang diwakilinya.

Kenapa hal tersebut dapat terjadi?

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya anggota DPR yang mengantuk lalu tertidur diantaranya:
  • Kurangnya kepedulian beberapa anggota DPR terhadap rakyat yang diwakilinya di DPR
  • Kurangnya kesadaran beberapa anggota DPR tersebut akan pengaruh keputusan mereka terhadap kesejahteraan rakyat yang diwakilinya
  • Kurangnya tindakan pelaksanaan sanksi (sanksi kurang berat)
  • Suasana ruang rapat yang nyaman dan mendukung untuk membuat beberapa anggota DPR tertidur
  • Kurangnya pengawasan terhadap anggota DPR yang tertidur


Lantas apa saja solusinya?
  1. Solusi yang sudah ada tapi tidak efektif: Penyorotan media massa terhadap anggota DPR secara langsung yang ditayangkan secara nasional
  2. Solusi yang sudah ada tapi sedikit efektif: Peneguran terhadap perilaku anggota DPR yang tidak menaati aturan secara langsung (misal oleh Ketua DPR maupun Presiden)
  3. Solusi yang belum ada tapi tidak efektif: Pemberian motivasi sebelum pelaksanaan sidang/rapat DPR
  4. Solusi yang belum ada tapi efektif:
kelompok kami telah mencoba merundingkan untuk mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan masalah kasus ini yaitu: 
  • Pemotongan gaji dan denda untuk anggota DPR yang tertidur
  • Pembuatan sebuah kacamata khusus untuk anggota DPR yang mengikuti sidang DPR
Kacamata Anti Tidur 
Prototype Kacamata Anti Tidur

Kacamata Anti tidur ini terlihat seperti kacamata biasa tetapi kacamata ini dilengkapi sensor pendeteksi mata tertutup (sleep recognition) juga speaker di pegangan kacamata tersebut. Jika seorang anggota DPR terdeteksi telah menutup kelopak matanya untuk waktu 30 detik, Kacamata ini akan secara otomatis memberikan suara sirine yang cukup kencang dari speaker yanga ada di pangkal pegangan kacamata tersebut. 

Suara sirine yang  memekakan telinga tersebut akan membangunkan sang anggota DPR sehinga ia tidak akan berani untuk tertidur kala kedua kalinya. Alat ini (jika akan dibuat) diharapkan akan menyelesaikan permasalahan berkaitan dengan perilaku Anggota DPR yang suka tertidur. 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar