Halaman

Kamis, 22 Agustus 2013

kritis kreatif dan konstruktif

Kritis kreatif konstruktif

Pola pikir kritis adalah cara berfikir dengan tidak menerima ‘segala sesuatu yang didapatkan’ secara mentah mentah akan tetapi dipikir terlebih dahulu apa artinya, apa esensinya, bagaimana kebenarannya dll. Secara mudah, kritis itu bisa diartikan ‘banyak tanya’, yaaah banyak tanya akan informasi yang baru didapat sebelum diterima dan dipercaya

Kreatif adalah berfikir out of the box, berusaha mencari jalan keluar dari problem semaksimal mungkin,, dan tidak plagiat. Contohnya seperti saat macet, kalau orang kreatif itu ga pasrah aja kena kemacetan., melainkan dicoba terus mencari jalan lain yang lancar. 

Naah konstruktif. Konstruktif kan bersifat membangun artinya, dalam arti membangun berarti ada sesuatu yang ditambahkan, bukan dikurangi, dan menjadikan sesuatu lebih maju atau lebih tinggi. Lebih gampangnya jika diberi contoh dalam rapat evaluasi kinerja tim dan rencana untuk proyek kedepan  ada seseorang yang kerjaanya selalu bersikap apatis terhadap tim. Dia juga selalu mengolok olok kinerja tim yang dinilainya tidak bagus tanpa memberi tahu bagaimana cara mengatasinya  . Sampai-sampai ketua tim menyuruhnya keluar “anda keluar saja, perkataan anda tidak konstruktif disini”. Contoh lainnya ketika macet, kita bersikap kreatif, kita berusaha mencari jalan yang lancar. Saking sibuknya kita mencari, sampai sampai kita terlambat karena terus mencari, padahal jika mau menunggu, mungkin lebih cepat daripada terus-terusan mencari. Disini contoh pentingnya kreatif yang disifati konstruktif

Bagaimana kalau digabungkan?
Kritis+kreatif
Dengan kritis kita tahu dengan persis dan lengkap problem yang dihadapi dan dengan kreatif kita dengan mudah mencari penyelesaiannya. Akan tetapi kreatif tanpa disifati yang konstruktif akan membuat masalah baru, karena solving dari sebuah problem nya tidak bersifat membangun.

Kreatif+konstruktif
Dengan kreatif kita dapat dengan mudah menyelesaikan problem, dan dengan konstruktif kita dapat menyelesaikan masalah tanpa masalah. Tapi, tanpa kritis yang artinya belum paham betul apa masalah yang kita hadapi, apakah penyelesaian masalah tersebut sesuai dengan masalah kita sebenarnya ?, Atau malah, ide brilian kita hanya dapat dipakai untuk masalah lain, bukan masalah kita.

Kritis + konstruktif
Hampir dikatakan, dalam penyelesaian problem ‘konstruktif’ mensifati kreatif, jadi kecil kemungkinan solving akan tepat sasaran tanpa berfikir kreatif

Naah coba pikirkan kalau semuanya digabung

Selamat mencoba
hehehe
M. Izzuddin Prawiranegara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar