Penyebab utama banjir di bundaran HI (yang ada di gambar) adalah jebolnya bendungan Banjir Kanal Barat karena air hujan yang turun pada hari itu melebihi volume yang dapat ditampung oleh BKB. Jebolnya Banjir Kanal Barat, membuat banjir di kota Jakarta semakin parah, yang sebelumnya banjir telah melanda kota Jakarta selama sepekan. Banjir tahunan ini disebabkan oleh dangkalnya sungai di jakarta karena banyaknya sedimentasi, bantaran sungai sempit karena banyaknya pemukiman, kebiasaan membuang sampah sembarangan, kurangnya daerah resapan air sehingga run off (air yang langsung mengalir) terlalu banyak.
Kelompok kami memiliki beberapa solusi, yaitu :
1. Adanya Banjir Kanal Timur. Namun BKT belum terlalu efektif karena tidak adanya sodetan (aliran) dari sungai Ciliwung ke BKT. Sehingga air dari sungai Ciliwung tetap meluap dan menyebabkan banjir.
2. PERDA DKI Jakarta tentang membuang sampah juga merupakan salah satu solusi. Namun solusi ini sangat tidak efektif, karena kurangnya pengawasan dan kesadaran masyarakat. Tidak ada hukuman yang memberatkan untuk peraturan ini.
3. Menggusur pemukiman di sekitar bantaran sungai juga merupakan salah satu solusi. Namun, hal ini juga merupakan solusi yang kurang efektif karena masyarakat tersebut dapat membangun pemukiman kembali disitu.
4. Solusi terakhir kami, kami menyarankan dibuatnya kebijakan dan sebuah alat filter sampah.
- Kebijakannya adalah : ZERO RUN OFF
Kebijakan ini mewajibkan gedung untuk menanam banyak tumbuhan dan memiliki sumur resapan. Sehingga run off berkurang.
- Filter sampah. Mengadakan filter sampah di berbagai pintu air.
oleh :
Rival (FTI), Wira (FTTM), Esther (SITH-S), Fahmi (FITB)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar